Sunday, 3 January 2016

Cara Kerja Mesin Absensi Fingerprint Reader yang Perlu Anda Ketahui

Setelah menemukan mesin absensi fingerprint reader yang tepat, Anda masih perlu belajar bagaimana mengoperasikan dan mengetahui cara kerjanya, agar mesin awet dan memudahkan proses verifikasi. Di awal, Anda perlu mengikuti sejumlah pedoman penggunaan, seperti proses instalasi mesin fingerprint dan mendaftarkan sidik jari karyawan.

Jika sudah, setiap karyawan tinggal menempelkan jari pada bagian layar yang telah disediakan. Sangat disarankan untuk memakai jari telunjuk, jari tengah, atau jari manis. Ini karena jempol dan kelingking termasuk jari yang biasanya sulit dikenali.

Bila proses absensi berhasil, umumnya mesin yang berlayar LED akan menyalakan warna hijau. Proses verifikasi berlangsung sekitar 3 detik dan akan dibarengi dengan suara "terima kasih" atau "thank you". Sebaliknya, bila proses gagal, warna merah akan menyala dan meminta Anda mengulangi lagi.

Selengkapnya, berikut cara kerja mesin absensi sidik jari secara umum:

1. Pendaftaran dan Verifikasi User Baru 

 
Pendaftaran dan Verifikasi User Baru
Pendaftaran dan Verifikasi User Baru / www.pbs.org

User baru bisa mendaftarkan kesepuluh jarinya untuk tahap verifikasi. Cukup menggunakan satu nomor ID untuk melakukan pendaftaran. Secara teoritis, user baru perlu mendaftarkan seluruh sidik jari tangannya. Dengan demikian, masih banyak alternatif verifikasi fingerprint reader, jika salah satu jarinya terluka misalnya.

Setelahnya, user bisa melakukan verifikasi untuk absen harian. Mesin fingerprint akan membaca sidik jari Anda dan membandingkannya dengan sidik jari yang sudah tersimpan sebelumnya.

2. Batas Perbandingan (Threshold) 

Batas Perbandingan (Threshold)
Batas Perbandingan (Threshold) / www.phandroid.com
Batas ini diatur untuk mengetahui kemungkinan terjadinya "false rejection" dan "false acceptence".
  • False rejection (penolakan palsu). Kondisi ketika mesin tak mengenali sidik jari, padahal sudah terdaftar. Anda bisa mengatur batas pengenalan ini untuk pengamanan. Jika kondisi gagal lolos kerap terjadi, Anda bisa mengadopsi mode verifikasi 1 banding 1 atau memasukkan ID + sidik jari.
  • False acceptance (penerimaan palsu). Kesalahan mesin fingerprint reader dalam mengenali user. Misalnya pengguna A dikenali sebagai pengguna B.
Jika jari-jari user rusak, Anda bisa menurunkan ambang kecocokan. Kedua pengaturan di atas sangat memengaruhi proses verifikasi yang dilakukan. Ketika penerimaan palsu diturunkan, maka akan meningkatkan penolakan palsu, pun demikian sebaliknya.

3. Tingkatan Kewenangan 

 
Tingkatan Kewenangan
Tingkatan Kewenangan / www.au.nec.com


Cara penggunaan fingerprint reader memiliki beberapa tingkat kewenangann. Di antaranya:
  • User: Merujuk pada karyawan umum yang tugasnya hanya memverifikasi identitas mereka untuk absen harian atau membuka pintu.
  • Registrars: Mengacu pada pengguna yang memiliki kewenangan mendaftarkan atau menghapus user.
  • Administrator: Pengguna yang memiliki hak melakukan semua operasional terkait mesin absensi. Kecuali pengaturan lanjutan, mendaftarkan administrator dan super administrator.
  • Super Administrator: Merujuk ke penguna yang memiliki akses penuh ke semua fungsi mesin sidik jari. Di tingkat ini Anda dapat memodifikasi semua pengaturan sistem.
Terkait pengambilan atau scan sidik jari, ada sejumlah metode yang kerap dilakukan. Beberapa di antaranya ialah:

Optical Scanning

Polanya merekam sidik jari dengan blitz atau cahaya. Blitz tersebut digunakan untuk penerangan ke permukaan sidik jari yang ditempelkan. Lalu, pantulan cahaya tersebut akan terekam di memori, untuk perbandingan proses verifikasi di lain waktu.

Capasitive

Menggunakan cara pembentukan kapasitant untuk membuat citra sidik jari. Penggunaannya memanfaatkan kontur permukaan sidik jari. Cara mendeteksinya relatif lama, karena mesin melacak detail ke setiap lekukan jari. Selain itu alat ini juga memiliki aliran listrik.

Thermal

Beberapa mesin absensi membaca sidik jari lewat perbedaan suhu di antara lipatan kulit saat jari ditempelkan dengan mesin tersebut. Caranya, Anda cukup mengusapkan jari di atas area scan. Bila cuma ditempelkan saja, maka prosesnya tidak akan berjalan. Ini karena suhu tidak mengalami perubahan.

Jika Anda sudah tahu cara penggunaan mesin tersebut, jangan lupa merawatnya. Mesin fingerprint reader yang tergolong mahal ini butuh perhatian agar awet dan tetap dalam fungsi optimalnya.

0 comments:

Post a Comment