Saturday, 2 January 2016

Masalah yang Umum Terjadi pada Mesin Absensi Sidik Jari dan Solusinya

Walaupun kita tidak menginginkannya, namun masalah pada saat penggunaan absen atau pada perangkat lunak absensi, bisa saja terjadi. Hal ini tentu wajar, mengingat mesin ini adalah barang digital elektronik. Permasalahan-permasalahan umum yang sering terjadi pada mesin fingerprint reader adalah:

1. Identifikasi Sensor Lambat

 
Identifikasi Sensor Lambat

Scan absensi bisa menjadi lambat. Hal ini karena mesin absensi memiliki batasan kapasitas sidik jari dan rekam transaksi yang akan berpengaruh pada sistem mesin. Semakin banyak data yang tersimpan, semakin lama pula proses identifikasi sidik jari. Apabila ini dibiarkan, maka lama-kelamaan akan muncul peringatan “no more space” yang bisa mengakibatkan mesin hanged dan scan tidak diterima. Yang bisa dilakukan adalah mengelola data secara berkala dengan mengunduh dan melakukan penghapusan. Sensor yang melambat bisa juga diakibatkan oleh faktor lain, misalnya kondisi permukaan sensor. Apabila kondisi kaca sensor buram, maka sebaiknya segera bersihkan.

2. Macet 

Macet

Mesin absensi sidik jari bisa macet disebabkan oleh masalah pada perangkat keras, adaptor, atau penyimpanan data. Cara mengatasi hal ini adalah dengan mengunduh semua data kemudian menghapus data di mesin. Atau bisa juga dengan merestart mesin.

3. Tidak Menerima Scan 

Tidak Menerima Scan





Masalah yang satu ini sering ditemui. Mesin absensi bisa saja tidak menerima scan dari seluruh karyawan atau sebagian karyawan. Jika hal ini terjadi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

a. Keadaan permukaan sensor

Jika kondisi permukaan buram, maka bersihkanlah dengan selotip bening dan lakukanlah secara berulang-ulang. Apabila di permukaan ada goresan, maka kaca sensor harus diganti.

b. Memeriksa data karyawan dan sidik jari

Apabila semua data tidak terbaca, ada kemungkinan data karyawan tersebut tidak sengaja terhapus. Maka yang harus dilakukan adalah mengunggah kembali sidik jari dan data karyawan dari perangkat lunak absensi.

c. Tidak cukup ruang di ruang penyimpanan

Jika ini terjadi, maka akan ada nada peringatan no more space. Peringatan ini muncul karena data mesin penuh, sehingga data presensi perlu dihapus. Sebelum menghapus, pastikan semua data pada fingerprint reader sudah disimpan (backup).

4. Jam dan tanggal tidak sesuai

Masalah lain yang muncul pada mesin fingerprint reader adalah tidak sesuainya jam dan tanggal. Yang bisa dilakukan adalah dengan memeriksa menu pengaturan date dan time pada mesin, kemudian ubahlah sesuai dengan tanggal dan jam saat ini. Usaha lain misalnya dengan menggunakan sistem sinkronisasi waktu. Apabila keesokan hari jam dan tanggalnya kembali tidak sesuai, maka kerusakan tersebut dikarenakan oleh baterai c-mos. Kirimkan unit mesin sidik jari tersebut ke bagian service center untuk mengganti baterainya.

5. Tidak bisa terkoneksi dengan komputer

Masalah koneksi mesin dengan komputer sering kali muncul saat pertama kali pengaturan. Untuk pertama kalinya, Anda harus memeriksa kabel jaringan dan pastikan mesinnya sudah terkoneksi. Sistem koneksi mesin ada beberapa cara:

- Koneksi dengan kabel USB dan RS 232. Jika tidak bisa terkoneksi, umumnya disebebkan oleh kabel driver yang belum terinstal atau korup. Yang harus dilakukan adalah menginstal ulang driver kabel USB kemudian merestart komputer.

- Koneksi dengan menggunakan TCP/IP, yang harus diperiksa adalah kabel jaringan. Pastikan kabel sudah terkoneksi dengan baik. Koneksi bisa diperiksa dengan Ping IP mesin. Pengaturan IP mesin dan IP komputer harus menggunakan satu kelas/jenis. Default IP mesin biasanya menggunakan 192.168.1.201 dan 192.168.0.218. Bila sudah diatur namun masih belum bisa terkoneksi, Anda bisa mencoba disabled firework dan anti virus sementara.

6. Mesin Hidup Mati dan Mati Total 

Mesin Hidup Mati dan Mati Total



Kondisi mesin yang tidak stabil disebabkan oleh suplai daya listrik yang tidak stabil. Hal ini bisa disebabkan oleh output tegangan dan arus adaptor yang sudah tidak maksimal. Yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memindahkan adaptor ke stop kontak yang lain.

Fingerprint reader adalah alat elektronik yang sangat mungkin terjadi masalah. Untuk itu, setiap pengguna mesin absensi sidik jari membutuhkan seorang teknisi ahli untuk dapat menangani masalah/kerusakan yang timbul mendadak atau untuk melakukan perawatan mesin secara rutin. Jadi pastikan produk fingerprint reader Anda memiliki service center yang jelas.

Friday, 1 January 2016

6 Keunggulan Mesin Absensi Sidik Jari sebagai Alat Absensi Karyawan

Mesin absensi sidik jari adalah salah satu jenis alat absensi biometrik yang paling umum digunakan. Mesin ini mendeteksi sidik jari yang memiliki sifat unik pada setiap individu. Bahkan kembar identik sekalipun memiliki sidik jari yang berbeda.

Jika Anda berniat membeli mesin absensi, jangan langsung tergiur dengan nominal harga yang murah. Baca dulu penjelasan di bawah ini mengenai keunggulan mesin absensi sidik jari sebagai alat absensi karyawan:


1. Praktis 

Praktis
Praktis / www.prweb.com
Untuk menggunakan mesin absensi ini, karyawan cukup memerlukan jari yang menjadi bagian tubuh dirinya. Tak ada alasan tidak bisa absen karena kartu tertinggal atau lupa kata sandi.


2. Ramah Lingkungan 

Ramah Lingkungan
Ramah Lingkungan / www.minutehound.com
Berbeda dengan mesin absensi manual yang boros kertas dan tinta, maupun mesin absensi digital dengan kartu PVC, alat pencatat kehadiran dengan sidik jari tidak menggunakan perlengkapan identifikasi yang bisa menjadi limbah. Dengan demikian, mesin absensi sidik jari sangat ramah lingkungan.


3. Proses Identifikasi yang Cepat 

Proses Identifikasi yang Cepat
Proses Identifikasi yang Cepat / www.networkworld.com
Jika menggunakan mesin absensi sidik jari, para pekerja cukup langsung menempelkan jarinya pada sensor di terminal. Tidak ada waktu terbuang untuk mencari kartu absensi atau memencet kata sandi.

Selain itu, alat pencatat kehadiran ini memiliki waktu identifikasi rata-rata yang lebih cepat dibandingkan mesin absensi biometrik yang lain. Sebabnya, sidik jari memiliki struktur yang lebih sederhana daripada wajah, iris, maupun sidik telapak tangan. Oleh karena itu, waktu yang dibutuhkan untuk mendapat parameter dan mencocokkannya ke basis data menjadi lebih singkat.

Kecepatan proses absensi adalah hal yang esensial. Sangat bermanfaat untuk menghindari antrian panjang bagi perusahaan yang memiliki jumlah karyawan yang banyak, misalnya ratusan atau ribuan.


4. Tidak Dapat Diwakilkan

Tidak Dapat Diwakilkan
Tidak Dapat Diwakilkan / www.shutterstock.com
Siapa yang tidak kesal dengan tingkah karyawan bandel yang suka menitip absen? Bila Anda menggunakan mesin absensi sidik jari, Anda tidak lagi perlu khawatir soal ini.

Sidik jari mempunyai karakteristik yang unik, yaitu polanya khas pada setiap orang. Hampir tidak ada dua orang yang memiliki sidik jari sama persis. Menurut penelitian, kemungkinan menemukan sidik jari yang serupa adalah 1 : 64 milyar. Dengan begitu, karyawan yang bolos atau datang terlambat tidak bisa mewakilkan absen pada orang lain.

5. Penghitungan Rekam Absensi Mudah

Penghitungan Rekam Absensi Mudah
Penghitungan Rekam Absensi Mudah / www.androidheadlines.com
Data yang masuk disimpan dalam bentuk digital dan dapat dipindahkan ke komputer. Perhitungan rekam absensi dapat dilakukan dengan bantuan perangkat lunak, sehingga menjadi lebih mudah. Hal ini sangat membantu Anda mendeteksi karyawan yang sering bolos atau datang tidak tepat waktu dengan lebih cepat. Selain itu, dapat membuat perhitungan potongan absen, perhitungan gaji, dan penentuan karyawan teladan semakin gampang.

Produk mesin absensi sidik jari saat ini umumnya memungkinkan Anda untuk mengecek rekam absensi secara real-time. Mesin absensi bisa langsung mengirimkan data ke komputer dengan sambungan TCP/IP (LAN). Dengan kemudahan ini, Anda bisa segera memeriksa karyawan yang datang terlambat pada hari itu.


6. Harganya Relatif Murah 

Harganya Relatif Murah
Harganya Relatif Murah / www.clipartbest.com
Secara nominal, harga mesin absensi termurah memang dipegang oleh mesin absensi manual. Namun jika kita bandingkan uang yang kita keluarkan dengan kemudahan yang kita dapatkan, mesin absensi sidik jari memiliki harga yang pantas. Dengan kata lain, harganya relatif murah di antara alat pencatat kehadiran biometrik lainnya.

Guna menyiasati pengeluaran, pilih spesifikasi mesin absensi sidik jari yang sesuai dengan kebutuhan. Tidak perlu membayar lebih untuk fungsi yang pada akhirnya tidak digunakan, contohnya basis data yang terlalu besar atau SMS Gateway untuk perusahaan yang tidak perlu notifikasi kehadiran karyawan.

Demikian kelebihan mesin absensi sidik jari dibandingkan mesin absensi lainnya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang sedang survei alat absen karyawan.

Thursday, 31 December 2015

Jenis-Jenis Mesin Absensi Sidik Jari dan Mesin Absensi Biometrik Lainnya

Mesin absensi biometrik, seperti mesin absensi sidik jari atau mesin iris mata, sangat praktis dan dapat mengenali orang dengan spesifik. Jenisnya pun ada bermacam-macam. Namun secara garis besar, mesin absensi biometrik dapat dibagi berdasarkan ciri biologis yang dipakai:

1. Mesin Absensi Wajah 

Mesin Absensi Wajah
Mesin Absensi Wajah / www.compumatictime.com
Bagaikan manusia, alat ini mengenali seseorang melalui wajahnya. Identifikasi dilakukan berdasarkan elemen-elemen yang ada pada wajah, misalnya jarak kedua mata, bentuk mata, bentuk hidung, bentuk mulut, bentuk tulang pipi, panjang rahang, dan lain-lain.

Mesin absensi wajah umumnya menggunakan kamera, sehingga wajah harus menghadap lurus ke depan dengan ekspresi datar. Alat pencatat kehadiran ini peka terhadap galat jika ada perubahan wajah. Contohnya ekspresi wajah yang mengubah raut muka, penggunaan kosmetik yang terlalu tebal, atau tumbuhnya kumis dan jenggot. Apabila wajah karyawan banyak berubah, basis data karyawan tersebut harus diperbaharui.


2. Mesin Absensi Iris

 
Mesin Absensi Iris
Mesin Absensi Iris / www.bioenabletech.com

Iris atau selaput pelangi adalah bagian mata di antara pupil dan sklera. Umumnya berwarna hitam pada ras Mongoloid, serta hijau atau biru muda pada ras Kaukasoid. Iris memiliki corak yang berbeda pada setiap orang.

Mesin ini menangkap gambar iris dengan sensor optik yang aman untuk mata. Citra iris yang diperoleh kemudian diolah, sehingga didapat parameter yang membedakan iris satu dengan yang lain. Kekurangan alat absensi ini terdapat kesulitan pada proses pemasukan data karena gangguan, seperti kedipan mata atau refleks menutup mata ketika mata terkena sinar yang terang. Selain itu, pemasangan mesin jenis ini cukup rumit, karena harus mempertimbangkan beragamnya tinggi badan para karyawan.


3. Mesin Absensi Telapak Tangan 

Mesin Absensi Telapak Tangan
Mesin Absensi Telapak Tangan / www.news.softpedia.com
Mesin ini menggunakan data garis-garis pembuluh darah atau sidik pada telapak tangan. Tingkat akurasinya sangat tinggi, sebab banyak informasi biometrik yang terdapat pada telapak tangan.

Sayangnya keuntungan tersebut juga menjadi kekurangan. Data biometrik yang banyak tersebut mengakibatkan proses identifikasi jadi memakan waktu lama. Harganya pun relatif mahal.


4. Mesin Absensi Sidik Jari

Mesin Absensi Sidik Jari
Mesin Absensi Sidik Jari / www.youtube.com
Mesin absensi jenis ini paling umum digunakan di antara mesin absensi biometrik lainnya. Alasannya karena sidik jari lebih sederhana dibandingkan wajah, telapak tangan, dan iris. Hal ini berpengaruh pada waktu pemrosesannya yang lebih singkat. Walaupun begitu, mesin absensi sidik jari tetap memiliki tingkat kesuksesan identifikasi yang cukup tinggi.

Pembagian Mesin Absensi Sidik Jari Berdasarkan Sensor 

Pembagian Mesin Absensi Sidik Jari Berdasarkan Sensor
Pembagian Mesin Absensi Sidik Jari Berdasarkan Sensor / www.karlaakins.com
Secara umum, mesin absensi sidik jari dapat dibagi berdasarkan sensor yang digunakan:
  • Sensor optik: bidang telapak jari disinari cahaya sehingga kontur sidik jari terlihat jelas. Selanjutnya garis-garis tersebut ditangkap oleh kamera untuk diproses. Sensor ini sensitif terhadap galat, sehingga kurang baik dalam mendeteksi jika tangan kotor atau layar sensor terdapat bekas sidik jari. Keuntungan mesin dengan sensor ini adalah harganya murah.
  • Sensor termal: alat ini menangkap panas yang dihasilkan oleh tubuh, terutama bagian jari. Bagian lembah sidik jari akan lebih dingin dari bagian gunung. Sensor ini dapat mendeteksi Tangan yang kotor dan terminalnya, tidak perlu sering dibersihkan. Namun sensor ini sulit mendeteksi ketika tangan basah oleh air atau keringat. Oleh karena itu, jari harus dipastikan dalam kondisi kering ketika digunakan.
  • Sensor ultrasonik: mesin ini mengarahkan getaran yang sangat tinggi pada jari, lalu sensor menangkap pantulannya. Bagian “lembah” dan “gunung” pada jari memberi pantulan yang berbeda, dan perbedaan itulah yang dimanfaatkan untuk menyusun citra sidik jari. Keunggulan alat ini dapat mendeteksi dengan baik, bahkan ketika kulit tangan terkelupas. Sayangnya harga alat ini mahal.
  • Sensor kapasitans: sensor ini mendeteksi muatan listrik dari gunung dan lembah sidik jari, kemudian menggunakannya untuk mendapat gambar sidik jari. Pembacaan sidik jari dengan sensor ini sangat detail, tapi waktu yang dibutuhkannya agak lama dan tidak bisa mendeteksi tangan yang dipengaruhi listrik statis.
Selain jenis-jenis di atas, kini perusahaan mesin absensi biometrik mengeluarkan produk yang menggunakan lebih dari satu ciri biologis. Misalnya mesin absensi sidik jari dan wajah. Gunanya untuk meningkatkan kesuksesan identifikasi. Tentu saja di balik kemudahannya, harganya juga akan jauh lebih mahal.

Wednesday, 30 December 2015

Serba-serbi Mesin Absensi: Jenis, Kelebihan, dan Kekurangan

Mesin absensi adalah alat untuk mengecek kedispilinan yang tidak asing lagi, terutama bagi para karyawan dan siswa. Namun tahukah Anda ada berbagai macam mesin absensi? Berikut ini adalah jenis, serta kelebihan dan kekurangan setiap alat pencatat kehadiran:


1. Mesin Absensi Manual 

Mesin Absensi Manual
Mesin Absensi Manual / www.aliexpress.com
Alat ini disebut sebagai mesin Bundy atau mesin absensi kartu. Cara kerjanya adalah dengan memasukkan kartu pada celah yang terdapat pada mesin, sehingga tercetak tanggal dan waktu pada saat itu. Mesin akan memberi warna tinta yang berbeda jika pekerja datang terlambat. Setiap pekerja memiliki kartu absensi sendiri, jadi bisa terlihat dengan mudah siapa saja pekerja yang sering bolos dan tidak tepat waktu.

Mesin absensi ini tidak butuh banyak listrik, tidak memiliki batas pengguna selama kartu tersedia, tidak perlu menggunakan komputer, pemasangannya mudah, dan harganya murah. Umumnya dilengkapi dengan baterai cadangan terpasang, sehingga tetap bisa bekerja walaupun listrik mati.

Kekurangan mesin absensi manual adalah membutuhkan banyak kertas dan tinta. Selain itu, hasil rekam absensi harus dihitung secara manual, sehingga membutuhkan waktu lama, apalagi jika jumlah karyawannya banyak.


2. Mesin Absensi Digital dengan Kartu

 
Mesin Absensi Digital dengan Kartu
Mesin Absensi Digital dengan Kartu / www.aet65.com

Mesin ini inovasi dari mesin absensi manual, di mana kartu dari kertas diganti dengan kartu berbahan PVC, jadi kartu lebih tahan lama dan ramah lingkungan. Data kehadiran yang masuk direkam dalam bentuk digital.

Jenis mesin ini dapat dibagi berdasarkan jenis kartu yang dipakai, yaitu kartu magnetik yang menggunakan pita magnetik, kartu mifare yang memakai semi konduktor, kartu proximity yang memanfaatkan teknologi Radio Frequency Identification (RFID), serta kartu yang terdapat tanda barcode.

Kelebihan mesin absensi digital dengan kartu adalah prosesnya yang sangat cepat, terhubung dengan komputer sehingga rekam absensi dapat mudah dibaca dan diolah, serta harganya murah. Cocok untuk perusahaan dengan jumlah pekerja yang banyak. Kapasitas penyimpanan data kartu umumnya bisa sampai 10.000 buah. Khusus kartu berbarcode, dapat dibuat sendiri dengan mencetak gambar barcode pada kertas dengan printer, sehingga pembuatan kartu bisa lebih murah.

Kelemahan alat ini adalah pekerja harus selalu membawa dan menjaga kartu dengan baik. Jika kartu tertinggal, pekerja tidak bisa absen. Kartu magnetik harus dijauhkan dari magnet dan listrik agar sifat magnetnya tidak hilang, sedangkan kartu berbarcode harus jelas bagian garis-garis barcodenya.


3. Mesin Absensi Kata Sandi 

Mesin Absensi Kata Sandi
Mesin Absensi Kata Sandi / www.tech-recipes.com
Cara kerja alat ini adalah dengan memasukkan ID dan kata sandi untuk identifikasi. Keuntungannya pekerja tidak perlu membawa kartu, sehingga mencegah kejadian pekerja tidak bisa absensi karena kartu tertinggal.

Kelemahan mesin absensi ini yaitu waktu input yang tidak terlalu cepat dan kemungkinan pekerja tidak dapat absen akibat lupa ID atau kata sandi.


4. Mesin Absensi Biometrik 

Mesin Absensi Biometrik
Mesin Absensi Biometrik / www.thenextweb.com
Alat pencatat kehadiran ini menggunakan data biometrik atau ciri biologis seperti wajah, iris, atau sidik jari. Bagian tubuh tersebut unik pada setiap orang dan tidak mudah berubah selama hidup. Beberapa produk menggunakan gabungan data biometrik, misalnya wajah dan sidik jari, untuk meningkatkan tingkat kesuksesan identifikasi.

Kelebihan alat ini adalah menggunakan data biometrik yang unik, sehingga bebas dari kemungkinan curang karena pekerja tidak mungkin mewakilkan absensinya kepada orang lain. Proses absensinya cepat dan praktis, karena pekerja tidak perlu membawa kartu.

Kekurangan mesin absensi wajah yaitu harganya mahal, pemasangannya rumit, dan sensornya rawan galat. Mesin absensi wajah peka terhadap perubahan wajah, misalnya ekspresi yang banyak mengubah raut wajah, dandanan yang tebal, serta tumbuhnya kumis atau jenggot. Jika ada perubahan yang signifikan pada wajah, maka data pekerja tersebut harus diperbaharui.

Sedangkan Mesin absensi sidik jari kadang susah menerima data jika tangan kotor atau berkeringat.

Demikian penjelasan tentang alat pencatat kehadiran. Semoga informasi ini bermanfaat, terutama untuk Anda yang berencana membeli mesin absensi untuk keperluan kantor atau ruang kelas.

Tuesday, 29 December 2015

Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli Mesin Absensi Sidik Jari

Anda berencana membeli mesin absensi sidik jari, tapi masih bingung harus memilih yang mana? Jangan khawatir, karena Anda sudah membaca artikel yang tepat. Di sini akan membahas beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda membeli mesin sidik jari.

Mendapatkan mesin yang tepat untuk absensi di perusahaan itu gampang-gampang susah. Alasannya, karena teknologi biometrik yang dipakai masih baru dan belum banyak dikenal. Selain itu, banyak sekali barang palsu yang beredar di pasaran.

Jika salah beli, tentu akan sangat merugikan, baik secara biaya maupun administrasi perusahaan. Apalagi jika mengingat kegunaannya yang bisa dijadikan barang investasi di masa mendatang. Untuk itu, Anda perlu jeli memilih mesin absensi. Mulai dari kondisi dan kualitas barang, hingga pelayanan yang ditawarkan. Untuk memudahkan Anda memilih, coba perhatikan 4 hal berikut saat membeli mesin sidik jari. Antara lain:

Spesifikasi Produk Mesin Sesuai Kebutuhan 

Spesifikasi Produk Mesin Sesuai Kebutuhan
Spesifikasi Produk Mesin Sesuai Kebutuhan / www.downloadandroid.co.uk
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terkait spesifikasi produk mesin absensi. Spesifikasi ini sangat penting karena bisa memudahkan jika tepat memilih, dan menyusahkan ketika salah pilih.

1. Tipe dan Kapasitas

Ada dua tipe yang banyak digunakan, yakni "stand alone" atau "PC based". Jika jumlah karyawan ratusan hingga ribuan, sangat dianjurkan memakai tipe stand alone. Bila karyawan kurang dari seratus, Anda bisa memilih salah satu tipe. Sesuaikan saja dengan sistem kerja di perusahaan Anda. Sementara itu, kapasitas berkaitan dengan kemampuan mesin mendeteksi jumlah user atau sidik jari.

2. Sistem Kerja

Sistem kerja mesin sidik jari menyangkut kecepatan pembacaan dan pengaturan model absensi. Pilihlah mesin absensi yang mampu membaca sidik jari kurang lebih 2 detik. Adanya indikator yang menampilkan absen sukses atau gagal juga penting. Selain itu, Anda perlu mengontrol cara kerjanya, seperti spesifikasi kerja shift.

3. Fasilitas Komunikasi

Mesin absensi sidik jari terbaru semakin banyak dilengkapi sejumlah fasilitas komunikasi. Seperti WiFi, USB kabel, TCP/IP dan sebagainya. Semakin beragam fasilitas dan semakin bagus kualitasnya, tentu harganya juga akan semakin mahal. Termasuk adanya fungsi ganda pada mesin sidik jari, seperti mengontrol pintu. Anda perlu menyiapkan bujet lebih, jika butuh mesin dengan fasilitas seperti itu.


Pastikan Keaslian dan Dapatkan Garansi 

Pastikan Keaslian dan Dapatkan Garansi
Pastikan Keaslian dan Dapatkan Garansi / www.mygymsoftware.com
Belilah mesin absensi sidik jari di distributor resmi. Pilih merek terbaik dengan spesifikasi sesuai kebutuhan kantor. Jika barangnya asli, Anda perlu mendapatkan kelengkapan berupa buku manual dan perangkat lunak absensi. Mesin absensi asli juga memiliki nomor seri yang bisa dipakai untuk mengecek legalitas produk. Sangat baik jika mesin yang Anda beli memiliki perangkat keras berlinsensi internasional.

Selain itu, dapatkan garansi dan pastikan merek yang dibeli memiliki service center terdekat. Garansi memberikan jaminan dan kemudahan untuk Anda mengoperasikan mesin sidik jari.

Sesuaikan dengan Bujet 

Sesuaikan dengan Bujet
Sesuaikan dengan Bujet / www.gettyimages.com
Harga mesin absensi itu beragam dan tergantung pada fitur-fitur yang melengkapinya. Semakin banyak fitur, harga juga akan semakin mahal. Di pasaran, harga rata-rata mesin absensi sidik jari mulai Rp1 juta hingga puluhan juta rupiah.


Layanan Purnajual 

Layanan Purnajual
Layanan Purnajual / www.decodedscience.org
Sangat baik jika Anda menemukan vendor atau penjual mesin absensi yang memberikan layanan purnajual. Layanan tersebut bisa berupa garansi atau ketersediaan training pemakaian alat. Faktanya, cukup banyak perusahaan yang tidak bisa mengoptimalkan fungsi mesin sidik jari, karena tak memiliki layanan training tersebut.

Untuk menemukan vendor atau distributor mesin absensi seperti di atas, bisa bertanya pada rekan, mencari rekomendasi lewat internet, testimonium, review, atau menanyakan langsung ke penjual. Jangan hanya tergiur dengan harga atau kelengkapan fitur semata. Sesuaikanlah mesin sidik jari yang akan dibeli dengan apa yang paling dibutuhkan oleh kantor Anda. Semoga bermanfaat!

Monday, 28 December 2015

5 Cara Tepat Merawat Mesin Absensi Fingerprint Reader agar Awet

Mesin absensi merupakan salah satu perangkat mahal yang kerap dijadikan investasi masa depan. Sejumlah kantor atau perusahaan, umumnya akan memilih merek atau tipe terbaik. Alasannya, agar mesin fingerprint reader yang dibeli menjadi lebih awet. Selain itu, mesin bermerek yang terbaik juga memiliki legalitas, lisensi standar internasional, dan garansi yang cukup panjang. Terkait sistem absensi, semua itu tentu sangat menguntungkan di masa depan, baik dari segi biaya maupun administrasi perusahaan.

Nah, supaya mesin absensi dapat bekerja optimal selama mungkin, tentu dibutuhkan perawatan yang intensif. Anda tak bisa selamanya mengandalkan garansi. Lagipula perawatannya juga terbilang sederhana dan mudah dilakukan. Anda hanya perlu melakukan beberapa hal di bawah ini untuk merawat mesin absensi sidik jari.

1. Letakkan Perangkat di Tempat yang Tepat 

Letakkan Perangkat di Tempat yang Tepat
Letakkan Perangkat di Tempat yang Tepat / www.mantratec.com

Lokasi yang tepat bukan hanya memudahkan karyawan untuk melakukan verifikasi. Tapi juga menjaga kinerja dan keawetan mesin absensi sendiri. Tempat terbaik meletakkan mesin sidik jari ialah di tempat tidak terkena cahaya matahari secara langsung. Selain itu, tidak terpapar cahaya lampu secara langsung di dalam ruangan, karena bisa melemahkan kemampuan sensor biometriknya. Juga jangan letakkan pada suhu yang terlalu dingin atau panas, terhindar dari kelembapan dan wilayah berair. Suhu ruangan terbaik untuk mesin ialah sekitar 37 derajat Celcius.

2. Jadwal Pembersihan Berkala 

Jadwal Pembersihan Berkala
Jadwal Pembersihan Berkala / www.asmag.com
Serupa dengan mesin elektronik pada umumnya, fingerprint reader juga perlu dibersihkan, baik dari debu maupun dari kotoran yang menempel pada permukaan mesin absensi. Jangan anggap remeh dan membiarkan kotoran menumpuk pada mesin. Kotoran tersebut dapat memengaruhi kinerja dan merusak fungsi mesin absensi biometrik ini.

Seperti diketahui, mesin biometrik ini sangat sensitif, khususnya pada area sensor sidik jari. Banyak tangan yang menyentuhnya, jadi butuh pembersihan secara berkala. Anda bisa menggunakan tisu atau lap lembut untuk digosokkan secara perlahan pada mesin absensi.

Sangat disarankan untuk tidak menggunakan bahan pembersih yang mengandung alkohol. Kandungan tersebut bisa merusak sensitivitas layar sensor yang membaca sidik jari. Sebelum mulai membersihkan, Anda juga wajib tahu jenis sensor yang digunakan. Sensor yang memakai crystal anti gores cenderung lebih mudah perawatannya, ketimbang sensor silicon.

3. Perlindungan Tambahan 

Perlindungan Tambahan
Perlindungan Tambahan / www.biocryptonology.net
Selain perawatan, Anda juga bisa menjaga keawetan mesin dengan melindunginya. Berikan pelindung tambahan agar terhindar dari risiko rusak atau dicuri. Misalnya, memakai rak kaca untuk menyimpan mesin absensi.

4. Cek Kondisi Sebelum Digunakan 

 
Cek Kondisi Sebelum Digunakan
Cek Kondisi Sebelum Digunakan / www.cleverhome.com.au

Sebelum dihidupkan, sangat penting untuk melakukan pengecekan mendetail secara rutin. Cari tahu apakah penempatan adaptor sudah tepat, port USB sudah terhubung dengan komputer, dan sebagainya. Sangat dianjurkan untuk memakai adaptor kualitas terbaik. Jangan sembarangan memilih adaptor karena bisa berakibat fatal pada kondisi perangkat keras mesin. Pilih saja adaptor yang bisa menyalurkan daya listrik stabil ke mesin absensi.

5. Hubungi Service Center 

Hubungi Service Center
Hubungi Service Center / www.itunes.apple.com

Bila mesin absensi sidik jari mengalami masalah, akan lebih baik jika Anda menghubungi service center untuk menemukan solusinya. Keterlibatan tangan ahli akan meminimalisasi risiko kerusakan pada mesin sidik jari. Bila mesin masih tergolong baru, jangan asal membuka, karena bisa menghanguskan garansi.

Masalah yang terjadi bisa menyangkut perangkat keras atau perangkat lunak mesin fingerprint reader. Bila masalah terkait perangkat lunak, biasanya teknisi akan memperbaikinya lewat sistem online. Dengan demikian, teknisi tak perlu datang ke tempat Anda bila masalahnya ringan-ringan saja.


Sejumlah cara tepat perawatan mesin absensi sidik jari di atas terbilang mudah dan praktis. Tak sesulit mesin absensi jenis lain, sepert mesin ceklok yang harus membongkarnya terlebih dulu hanyak untuk mengisi tinta. Terakhir, rawat dan jagalah mesin absensi fingerprint reader ini sebaik mungkin. Mesin yang terawat tentu akan bekerja optimal dan sangat memudahkan manajemen perusahaan Anda.

Pengguna Mesin Absensi Fingerprint di Indonesia

Mesin absensi bukanlah perangkat baru di Indonesia. Sejak zaman mesin manual hingga model absensi fingerprint, perangkat ini tetap populer digunakan. Kehadiran mesin absensi dinilai memudahkan perusahaan untuk melakukan pendataan. Kehadiran karyawan bisa dikelola dengan lebih efisien karena adanya mesin ini.

Inovasi hingga ke tahap verifikasi dengan sidik jari pun makin memberikan banyak keuntungan. Sidik jari yang unik dan berbeda antar individu akan meminimalisasi kecurangan saat absensi. Tak ada lagi fenomena titip absen, data yang tertukar, dan sebagainya. Fingerprint reader memungkinkan absensi menjadi lebih detail dan akurat.

Nah, terkait dengan penggunaannya ini, siapa saja sih yang sudah memanfaatkan mesin fingerprint reader di Indonesia? Untuk siapa mesin ini diciptakan, dan bagaimana penggunaannya di negeri ini? Menjawab pertanyaan tersebut, yuk kita bahas di bawah ini.

Mesin Absensi Fingerprint Cocok Digunakan untuk...

Perusahaan atau Lembaga Perkantoran

Perusahaan atau Lembaga Perkantoran
Perusahaan atau Lembaga Perkantoran / www.coydavidson.com
Ada beragam tipe mesin fingerprint yang dipasarkan saat ini. Pemilihan tipe tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Terbanyak, mesin absensi ini digunakan oleh karyawan di sebuah lembaga, instansi, atau perusahaan. Kapasitasnya mulai dari puluhan hingga ratusan pengguna.

Model fingerprint cukup efektif mengurangi kecurangan absensi dan membuat karyawan jadi lebih disiplin, baik dalam hal kehadiran maupun ketepatan waktu. Dengan mesin absensi fingerprint ini, perusahaan bisa mendata kehadiran karyawan secara mendetail. Dari data tersebut bisa diberlakukan kebijakan untuk kedisiplinan kerja. Misalnya, ada pemotongan gaji bila sering datang terlambat.

Jenis mesin absensi fingerprint yang biasa digunakan misalnya Magic Plus Attendance System, yaitu mesin yang menggunakan kombinasi sidik jari dan pin. Atau mesin absensi yang hanya digunakan untuk mendata kehadiran, jam masuk, dan jam pulang saja.

 

Pekerja Pabrik, Sekolah, Rumah Sakit, dan Restoran 

 
Pekerja Pabrik, Sekolah, Rumah Sakit, dan Restoran
Pekerja Pabrik, Sekolah, Rumah Sakit, dan Restoran / www.medypal.com

Mesin yang menggunakan teknik scanning sidik jari ini juga banyak dijumpai di sejumlah pabrik, sekolah, rumah sakit, dan restoran. Umumnya yang paling sering dipakai ialah tipe magic pass fingerprint access control. Yakni mesin absen yang juga digunakan untuk mengontrol pintu. Beberapa tipe juga menambahkan fitur lain, seperti dilengkapi USB, WiFi, dan sebagainya.

Perhotelan dan Apartemen

Perhotelan dan Apartemen
Perhotelan dan Apartemen / www.en.wikipedia.com
Di gedung-gedung baru semacam hotel atau apartemen juga sudah banyak yang menggunakan mesin fingerprint. Namun fungsinya lebih kepada akses keluar masuk ruangan atau kamar. Mesin dilengkapi fitur yang bisa mengunci pintu secara otomatis. Sedangkan untuk akses, diperlukan scanning sidik jari.

Tingkatan Pengguna Mesin Absensi Fingerprint 

Tingkatan Pengguna Mesin Absensi Fingerprint
Tingkatan Pengguna Mesin Absensi Fingerprint / www.popsci.com

Dalam pemakaiannya, mesin yang menggunakan sistem biometrik ini memiliki tingkatan pengguna. Tingkatan tersebut terbagi berdasarkan kewenangan dalam lembaga, instansi, atau perusahaan. Beberapa tingkatan yang umum antara lain:

1. User: Karyawan umum yang haknya hanya memverifikasi identitas untuk absen kehadiran atau keluar masuk lokasi kerja.

2. Registrars: Pengguna yang diberi kewenangan mendaftarkan user atau menghapusnya.

3. Administrator: Pengguna yang memiliki kewenangan pada seluruh operasional mesin absensi. Kecuali mendaftarkan administrator dan super administrator.

4. Super Administrator: User dengan tingkatan tertinggi dan memiliki akses penuh, baik ke operasional sistem mesin absensi, hingga ke fungsinya. Di tingkat ini Anda bisa memodifikasi semua pengaturan.

Mesin sidik jari dirancang khusus dengan teknologi canggih, fitur-fitur terbaru, kapasitas memori yang besar, dan keakuratan. Cara kerjanya cepat, perawatannya mudah, dan praktis. Itulah mengapa banyak perusahaan yang mulai beralih menggunakan model mesin ini.

Lembaga, perusahaan, dan sejenisnya akan menginvestasikan sejumlah biaya untuk mendapatkan mesin absensi yang tepat. Ketepatan tersebut tentu berkaitan dengan spesifikasi yang dibutuhkan, harga yang pas, kualitas, dan pelayanan lainnya. Nilai investasi pada mesin absensi fingerprint yang dikeluatkan bervariatif. Mulai dari Rp1 juta hingga puluhan juta rupiah.

Itulah sekilas mengenai penggunaan mesin absensi fingerprint di Indonesia. Semoga bermanfaat.